Arsip Bulanan: Januari 2008

Terinspirasi dari tema acara Nuansa Malam hari ini tentang keberanian,..jadi ingin buat tulisan mengenai hal itu. keberanian…hmm,..jadi ingat penilaian seorang adik tentang kepribadian saya yang katanya kurang punya keberanian berbicara di forum,..lebih suka cari aman di belakang,..sehingga menyebabkan kalau ada masalah jadi tidak bisa cepat terselesaikan. Iya kali ya,..bener,..saya harus berani introspeksi diri untuk hal ini dan berani mengungkapkan sendiri apa yang ada di kepala saya,..dan tidak meminta orang lain untuk menyampaikannya.

Satu lagi yang menjadi PR saya. Harus berani berubah. Ada perilaku yang harus diperbaiki. Mengurangi keras kepala, (bisa nggak ya? kepala saya udah keras sih..he..he..), mengontrol diri dan menjaga hijab dengan ikhwan,..dan mengurangi sifat kekanak-kanakan. O,ya satu lagi,..mungkin harus belajar lebih feminim supaya nggak di protes bapak lagi,..he..he..

Penyesalan memang katanya selalu datang di akhir peristiwa. Begitu pula yang terjadi denganku kemarin. Dari hal yang sebenarnya begitu sepele,..seharusnya tidak harus menimbulkan suatu kekesalan,..apalagi kemarahan.

Tetapi waktu itu lain. Aku sendiri nggak ngerti kenapa aku bisa seperti itu,..tidak bisa mengontrol emosi. Marah pada “adik kecil” ku yang sama sekali tidak bersalah. Bukan kesalahannya dia “keukeuh” mempertahankan pendapatnya. Padahal hanya soal sebuah foto. Yang menjadi perdebatan kami adalah dimana foto itu di ambil.

Duh,..rasanya nyesel banget waktu aku baca kembali tulisanku di chat nya,..masya Allah…begitu kasar!!!! Pantas adikku jadi tersinggung dan sangat terluka.

Nyesel..nyesel banget….padahal sebelumnya sudah diingatkan oleh adikku yang lain,..”boleh marah tapi cepat istighfar”…kalau masih mengganjal,..wudhu,..shalat,..dan tilawah”….duh kenapa aku tidak melakukannya ya?..

Sekali lagi,..maafin ya de!!! nyesel,..nggak sekali-kali lagi deh!!!

Orang-orang bilang, hari ini hari spesial buatku. Bagiku juga. Kalau sebelumnya penuh dengan hura-hura,..sekarang penuh dengan perenungan. Bertambah usia berarti kesempatan untuk beribadah makin sempit,…tidak ada waktu untuk berleha-leha…sekarang yang kuinginkan hanya satu…ingin menjadi ummat yang dicintai oleh Allah,..Insya Allah,..dan aku akan berjuang sekuat tenaga untuk itu. Mohon doa..

Minggu, 13 Januari 2008,  9.30

Pagi-pagi sudah kayak kebakaran jenggot,..sibuk! Ada janji meeting team media di mesjid raya jam 9 pagi. Jam setengah delapan sudah selesai mandi,..siap-siap ganti baju dan pergi….tapi tiba-tiba terdengar lengkingan suara ibu ku,…”mau kemana pagi-pagi begini? bantuin dulu sini”,….duh,…wah,..ya sudah demi menyenangkan hati ibu,.. akhirnya telat dech ke mesjidnya. Dengan memaksa adik untuk mengantar,..ngebut ke alun-alun. Pas kesana,……dengan setengah berlari langsung menuju ruang utama. Pas sampai,..tengok kanan kiri,…lho..ko`sepi??…oh,.ternyata aku yang pertama datang! Hampir satu jam menunggu sendiri,. kemudian berdatangan satu persatu. Dan setelah di konfirmasi,..ternyata jarkomnya nggak berjalan lancar,..duh,..aya aya wae….pantesan atuh,…

Jam 13:24

Sedang asyik-asyiknya mendengarkan ceramah dari Ust. Dede,.tiba-tiba badan terasa sangat tidak enak,..mual, pusing,..dan tiba-tiba seluruh badanku gatal-gatal..terutama di bagian tangan,..duh, ternyata kaligata,…jadi deh ngedengerin ceramahnya sambil ngagitar,…aya-aya wae..

Jam 18:30

Selesai meeting, iseng-iseng berdua sama “adik kecilku” berjalan-jalan mengelilingi kolam di taman mesjid agung. Sejuk hati rasanya mendengarkan suara gemericik air,..sambil berbagi cerita,..nggak kerasa target kita keliling sebanyak 7 kali sudah terlampaui…berhenti-berhenti pas adzan Isya berkumandang. Kita nggak merhatiin sekeliling,..tapi kayaknya orang-orang di sekitar heran ngelihat kita deh Sa,..he..he..aya aya wae..

Senin,  Jam 05.30

“Ry,” tiba-tiba Bapak memanggil. “Ya Pak”, jawabku. “Bapak udah ngasih tahu kamu belum?”. katanya.”Soal apa pak?” jawabku. “Iya, dua hari lalu bapak mimpi,..ada yang ngasih tahu katanya kamu harus ganti nama..”. kata bapak lagi…”Hah? emang saya kenapa pa?” tanyaku lagi. “Iya,..soalnya tingkah kamu ini kadang-kadang kayak laki-laki,..nggak ada anggun-anggunnya,..katanya harus ganti nama yang rada feminim,..”….kontan aku terbengong-bengong sekaligus menahan senyum,..halah,..aya..aya wae,…

Jam 8.45

Masih di jalan,..telat ke kantor,..maceet sekali. Tiba-tiba hp ku berbunyi. Sms dari atasanku,…”sudah sampai mana? Kalau kamu jam 9 belum sampai kantor,..jatah kue mu buat saya ya!” katanya,….euleuh,..aya aya wae..

Jam 9.00

Akhirnya sampai di kantor,…sesudah beres-beres,..kunyalakan komputer,..tidak ada yang aneh. Tapi pas kubuka file program laporan harianku,…error,..tidak bisa dibuka,..padahal harus segera mengerjakan laporan dua hari lalu yang tertunda karena cuti,..sekarang sampai jam 13.10,..perbaikannya belum kelar juga,..duh nasiib..nasiib,..he..he.., aya aya waeeee…..

Judul yang aneh…(tapi nggak juga ah)….
Oh,…kata-kata yang seringkli diucapkan untuk mengungkapkan berbagai ekspresi….kaget,..mengiyakan,..dll.

Oh,..mungkin itu juga yang terlintas di pikiran atau terlontar dari lisan sahabat karena saya akan mengakhiri tulisan ini.

Oh…..