Dua hari yang lalu ketika membongkar buku-buku B. Jepangku, terselip di dalamnya beberapa pucuk surat perpisahan dari teman-temanku di Jepang. Dengan berbagai rasa, ku buka dan kubaca satu persatu isinya. Yang pertama adalah surat bersampul warna coklat dari teman-teman kantorku. Di dalamnya kutemukan sebuah post card bergambar seorang wanita Jepang memakai kimono. Selain itu ada sebuah kartu ucapan lagi yang ditempeli oleh bunga sakura, direkat memakai isolasi. Duuh,..jadi terkenang-kenang waktu di sana,..hiks…
Ada beberapa tulisan yang ditulis masing-masing oleh empat orang teman perempuanku. Kutulis terjemahannya dari masing-masing mereka yaa…
Dari Takayanagi san:
Teruntuk Ry san,
Sudah tiba waktunya kita berpisah ya. Nggak tahu kenapa rasanya kita akan selalu bekerja bersama. Kalau waktunya lebih banyak lagi, sebenarnya kita bisa mencoba berbagai hal lebih banyak lagi ya. Ry yang selalu tersenyum, ketika pulang ke Indonesia pun jangan lupa untuk selalu tersenyum ya! Bekerja yang giat ya!
Saya dengar ini tugas terakhir Ry san di Jepang, tapi lain kali main lagi ke sini ya atau sekalian bulan madu…saya sambut dengan sepenuh hati. Jaga diri baik-baik. Bye..bye..
Dari Chie:
Teruntuk Ry san,
Jika kamu merasa rindu, telepon saya kapan pun ya!,..semangat!! Terima kasih untuk semuanya.
Dari Komatsu:
Teruntuk Ry san:
Saya sedih Ry san pulang ke Indonesia.
Datang lagi ya!
Datang lagi ya!
Datang lagi ya!
Telepon saya ya!
Dari Uta:
Teruntuk Ry san,
Terima kasih untuk jerih payahmu sebagai seorang penterjemah. Walaupun kamu sudah berada di Indonesia, jangan lupakan kami ya!!! Sayonara.
Hmm,…rasanya pengen banget ketemu sama mereka lagi,..bermain sama-sama, bercanda sama-sama,..tulalit bersama karena bahasa kadang-kadang nggak nyambung..hehe. Mudah-mudahan Allah memberikan kesempatan lagi untuk pergi ke sana. Amiin


Satu komentar