Kemarin, tgl. 24 Januari 2009, tepat 34 tahun ibuku meninggal dunia. Bertepatan juga dengan kelahiran adikku. Ya, ibuku meninggal beberapa saat setelah melahirkan adikku. Ada rasa sedih, ada rasa gembira juga. Sedih karena mengenang ibu, gembira karena adikku dapat bertahan hidup dengan sehat sampai saat ini. Padahal ketika kecil sakit-sakitan, tubuhnya pun kurus, sangat menghawatirkan. Alhamdulillah.
Sejak semalam maunya ngenet, tapi tidak ada kesempatan ke warnet. Saat ini aku sedang mengikuti pesantren keluarga, jadi otomatis harus mengikuti program yang ada. Tapi pagi ini udah nggak tahan, jam lima mabur cari warnet. Ketemu deh, langsung lis tulis tulis.
Tentang ibuku, aku tidak begitu mengenalnya. Maksudnya nggak begitu ingat tentang beliau. Aku ditinggalkan ketika berumur empat tahun, jadi hanya selintas-selintas saja yang terbayang. Tapi terus terang, rasa rindu itu tidak terbatas oleh ketidakhafalan pada wajah ya, kadang-kadang pengen ketemu banget sama beliau, pengen curhat, cerita banyak tentang episode hidupku selama ini. Tapi..tidak bisa ya..tidak apa-apa tapinya, aku tidak menyesalinya.
Bapak pun tahun ini tidak bersama kami lagi. Sudah mulai terasa kehilangannya. Setiap melihat kursi dan kamar beliau selalu ada rasa kangen. Rinduuu….kadang-kadang ngak percaya beliau udah nggak ada. Semoga arwah ibu dan bapak ku diterima oleh Allah SWT. Amin. Ya Allah sayangilah kedua orang tuaku. Ampunilah segala dosanya ya Allah. Tempatkanlah mereka di tempat yang terbaik. Amiin.

