Kalau ditanya apa yang jadi obsesiku…salah satunya adalah lulus ujian bahasa Jepang Level 1! Sudah berkali-kali ikut test, belum goal juga, selalu kurang dua atau tiga angka di bawah nilai minimal. Memang, menurut orang Jepang sendiri, ujian ini termasuk sangat sulit. Belum tentu mereka pun lulus dengan gampang. Ada lebih dari tiga ribu huruf kanji yang harus dihafal. Belum lagi tatabahasanya,…hmm,..tapi terus terang bagiku sangat menantang!
Sudah lebih dari tiga kali aku mengikuti ujian yang diadakan bulan Desember minggu pertama di setiap tahunnya ini. Dua kali diantaranya aku mengikutinya di Universitas Nagoya dan di Universitas Nanzan di Jepang. Ada kesan yang berbeda ketika kita berada di negara asalnya. Untuk level tertinggi ini pesertanya cukup banyak dan terdiri dari berbagai negara. Yang seruangan denganku waktu itu ada yang dari Amerika, Brazil, Italia, Filipina, China, Australia, Inggris, Malaysia,..dan dari berbagai negara lainnya. Mungkin cocok juga dengan ungkapan ini, berbeda-beda tapi satu bahasa, yaitu B. Jepang..hehe. Lucu juga,.masing-masing berbicara dalam B. Jepang tapi dengan logat yang berbeda-beda sehingga jadi rada terdengar aneh..hihi..
Aku pun pernah ikut bimbingan belajar di Hamamatsu untuk persiapan mengikuti ujian ini. Satu kelas ada lima orang. Kesemuanya orang Brazil. kadang-kadang aku nggak “mudeng” juga ketika guru kami menjelaskan sesuatu dan tidak bisa dipahami, beliau kemudian nyerocos menerangkannya dalam B. Purtugal,..walaah..walaaah,..sensei,..tambah rieeuuuuurrrrr niich!!!!
Insya allah tahun ini aku akan mencoba lagi, kalaupun gagal lagi,..tahun depannya ikut lagi…sampai berhasil. Tapppiii…maunya seeehhhh,….tahun ini luluuss,….amiin!!!,..udah mulai buka-buka buku lagi nich,.luruskan niat, sempurnakan ikhtiar,…GANBARIMASu!!! Doakan yaaaa!!!!……………….

