Habis Gelap Terbitlah Terang

Hidup itu tidak selalu mudah, namun tak berarti selalu susah juga. Detik demi detik waktu penuh dengan warna-warni kehidupan menyertai. Ada duka, ceria, tawa, tanya, airmata, dan berbagai ekspresi rasa lainnya. Dikala duka, kita sering bertanya, kenapa aku harus mengalami hidup seperti ini? Sering kita merasa kecewa dan putus asa. Tapi dikala suka, rasanya sangat…

Jelang Sore

Ahad, 10 Januari 2016 Cuaca tidak begitu panas dan sedikit mendung cukup membuatku bimbang untuk meninggalkan rumah. Hmm,..cucian yang banyak adalah salah satu alasannya. Betapa tidak, jika aku tak di tempat kemudian turun hujan, bisa repot esok seragam tak kering. Ya, toh? Tak terasa hari-hari berlalu, meninggalkan berbagai hal dan kenangan yang tak akan terulang…

Waaawwww!

Waaw,…senangnyaa bisa nulis di Blog ini lagi setelah sekian lama, lawas tilawas tak dikunjungi (kalau bisa dilukiskan hatiku menari-nari,..hehehe). Hmmm,…gak ada yang mau ditulis sih, sebetulnya. Iseng saja corat-coret disini. Sudah dulu ah, nanti di sambung lagi.

Hidup Baru

Menengok kembali perjalanan hidup yang telah dilewati seperti sedang membaca sebuah buku cerita. Ada berbagai episode hidup yang datang silih berganti, tak jarang pula datang bersamaan di suatu waktu.  Sering pesimis dan putus asa dalam menghadapinya, tapi walaupun jungkir balik dan berlinang air mata, ujian demi ujian dapat kita lewati. Ternyata kita tak lemah, kita…

Rinduuuuuuuuuu……………..

Waah,..rinduuuu…sudah lama tidak menulis di sini….apa kabar blog ku?..kamu baik-baik saja kan selama ditinggalkan?..ada yang berkunjung ke sini?…. Maaf ya, kau terlantar sendiri. Aku lupa kunci rumah kita..jadi tak bisa masuk untuk bertemu dengan mu. Tapi alhamdulillah setelah berpikir keras akhirnya aku bisa mengingatnya. Hari ini aku hanya berkunjung sebentar saja, sudah terlalu larut malam….

Jadi Gimana?

Entahlah,…hanya ingin menulis. Payahnya, aku ngak ingin menuliskan apa yang ada di pikiranku. Kenapa?..ngak tahu. Hanya sedang tak nyambung antara keinginan hati dan pikiran. Ide di otak sedang kebingungan dengan nasib mereka…diungkapkan atau dipendam???

Kecewa???

Terkadang kita merasa kecewa dengan apa yang telah dan sedang terjadi di kehidupan kita. Rasa itu seringkali menyelusup tanpa disadari ke dalam hati kita tanpa permisi, memenuhi seluruh batin dan pikiran kita. Akibatnya akal sehat pun tergeser digantikan oleh emosi dan amarah yang membutakan mata. Kalau sudah begitu, apa yang terjadi??? Yang pasti dunia terasa…

Evaluasi

Seminggu sudah ramadhan telah berlalu. Setelah di evaluasi ternyata masih sangat sangat kurang daya juang dalam mencapai target ramadhan ini. Bahkan ada yang belum sama sekali tersentuh untuk dikerjakan. Hmm..harus ganti strategi nih..ngak bisa begini terus. Bisa amburadul deh. Langkah pertama. Isi ulang pemahaman tentang target yang harus tercapai. Kedua,  bulatkan lagi tekad dan niat….

Catatan kecil

Hari ketiga di bulan Ramadhan. Pergi ke kantor dengan perasaan campur aduk. Diare dan sakit kepala masih mengganggu.  Selain itu masih ada rasa yang mengganjal. Entahlah..tapi terasa tidak enak. Untuk menghilangkannya aku mencoba mengalihkan perhatianku dengan memperbanyak tilawah dan membaca terjemahnya. Dan di setiap aku membuka lembaran secara acak dari Al Qur’an selalu kutemukan kata-kata…

Duh…

Asli, hari ini rupanya jatahku tinggal di rumah. Ketika aku memutuskan pergi liqo, ternyata di sana tidak ada siapa-siapa. Umi pun belum pulang. Setelah menunggu beberapa lama akhirnya aku memutuskan untuk pulang. Hmm..ada apa ini?…sumber-sumber ilmu tidak bisa kudapatkan. Ada yang salah dengan aku??…waah..bahaya..astaghfirullah hal adzim! Akhirnya aku pulang dengan istighfar sepanjang jalan. Takut ada…

Pilihan..

Hari ini agenda pagiku berantakan. Apa yang sudah kurencanakan dari seminggu sebelumnya tidak bisa kulaksanakan. Sebetulnya pagi ini ada dua kegiatan pelatihan yang harus kuikuti sampai sore. Setelah kutimbang-timbang aku memutuskan untuk mengambil salah satunya saja. Dari subuh aku sudah mempersiapkan diri untuk pergi,…tapi olala….pusing kepala dan diare ku tidak berkurang. Tidak begitu parah sih,…

Bersabarlah…

Shaum Ramadhan sudah memasuki hari kedua. Selama dua hari ini aku berusaha meningkatkan ibadahku, memperbanyak baca Al Qur’an dan mencoba mengurangi kesia-siaan. Ada ujian kesabaran yang hampir-hampir membuatku lemah. Ujian kesabaran dari seseorang yang aku tak tahu sebabnya kenapa tiba-tiba seperti memusuhiku. Membalas salam pun tidak, ketika ditelepon pun tidak mau menerima, di sms tidak …